Serunya Backpacker Di Jaman Sekarang, Yuk Liat Persiapannya.

Backpacker Indonesia

Saat ini, hobby traveling menjadi trend bagi mereka yang berkutat dengan kesibukan sehari-hari, baik itu di kantor, di lapangan, mau pun di lembaga-lembaga pendidikan. Pasalnya, hobby yang satu ini terbukti mampu menghilangkan kepenatan. Hawa sejuk sepanjang perjalanan, pemandangan indah yang memanjakan mata, pertemuan dengan kebudayaan baru, orang-orang baru, dengan adat dan kebiasaan yang berbeda adalah beberapa keuntungan dari kegiatan yang mengasyikkan ini.

Jika Anda adalah orang yang punya hobby traveling dan punya jiwa petualang, ada baiknya Anda mencoba travelling dengan backpaker.

Apa itu backpacker ?

Backpacker berasal dari kata “backpack” yang berarti tas ransel (tas gendong). Dengan demikian backpacker artinya adalah orang yang bepergian dengan membawa tas ransel. Atau secara khusus, backpacker diartikan sebagai seorang traveller yang bepergian secara mandiri tanpa jasa tour.

Dari pengertian di atas, dapat disimpulkan bahwa seorang backpacker berbeda dengan seorang turis. Jika seorang turis bepergian dengan menggunakan jasa tour/wisata, maka seorang backpacker lebih tertantang untuk melakukan perjalanan mulai dari membuat rencana perjalanan (itinerary) dari keberangkatan sampai dengan pulang, membayar ongkos transportasi, mencari tiket perjalanan, membeli makanan, menyewa kamar tempat menginap, hingga menentukan destinasi wisata  sehingga lebih bebas dalam belajar dan beradaptasi dengan tempat juga orang-orang baru secara mandiri.

Baca Juga : Solusi Terbaik Berwisata Menyenangkan Di Kota Malang

Ketika berbicara mengenai pribadi seorang backpacker, maka sudah pasti, seorang backpacker dituntut bertanggung jawab penuh pada dirinya-sendiri karena memang tidak dalam perlindungan panitia perjalanan. Begitu juga mengenai keamanan diri dan barang bawaannya, soal kepuasan dalam menikmati perjalanan, maka seorang backpackerlah penanggung jawab utamanya. Kalau diumpamakan, seorang backpacker adalah penulis skenario, sutradara, juga sekaligus direktur dari sebuah drama yang bernama “travelling”.

Serunya Backpacker

Kali ini, saya akan memberikan beberapa tips bagi Anda yang berniat menjadi seorang backpacker pemula :

  1. Menyiapkan itinerary perjalanan
    Jika dalam jasa tour, Itinerary perjalanan itu wajib dibuat oleh panitia perjalanan, maka dalam self travelling, itenerary perjalanan bersifat tidak wajib dan dibuat dengan tujuan mengarahkan agar destinasi wisata sesuai tujuan, fokus pada tempat yang diinginkan, efisiensi waktu, juga sebagai petunjuk bila kita lupa apa saja kegiatan yang perlu dilakukan selama travelling.
  2. Update tiket kereta atau pesawat promo
    Biasanya, para pemburu travelling harus mencocokkan jadwal dulu, kapan bisa mengambil cuti dari pekerjaan agar bisa travelling tanpa gangguan. Tidak menyenangkan bukan, jika tujuan Anda travelling adalah untuk mengistirahatkan pikiran malah mendapat gangguan telepon kantor perihal pekerjaan atau semacamnya?Untuk itu, update tiket promo baik pesawat mau pun kereta sangatlah diperlukan. Selain bisa mengirit biaya perjalanan, perjalanan tanpa gangguan pekerjaan pun bisa sekali terealisasikan. Menyenangkan bukan?
  3. Mengumpulkan referensi destinasi wisata dari berbagai sumber
    Bila destinasi wisata yang Anda tuju adalah tempat yang belum pernah Anda kunjungi sebelumnya, maka Anda perlu mengumpulkan sebanyak-banyaknya referensi dari tempat tersebut. Seberapa jauh dari bandara/stasiun kereta, di mana bisa mendapatkan penginapan terdekat dengan destinasi wisata, sarana transportasi apa saja yang ada di sana, juga berapa harga tiket masuk tempat wisata tersebut. Dengan mengumpulkan referensi dari berbagai sumber seperti website, katalog perjalanan, atau pun informasi teman yang pernah ke destinasi wisata yang Anda tuju akan lebih memudahkan Anda terhindar dari kebingungan mengenal tempat tujuan Anda.
  4. Membawa barang keperluan secukupnya
    Sediakan satu ransel saja, dan masukkan hanya barang-barang yang diperlukan, jika Anda masih memerlukan tas slempang, gunakan yang berukuran kecil dan masukkan barang-barang yang sering dikeluarkan seperti kosmetik, dompet, tissue, sapu tangan, ataupun masker pelindung debu. Hindari membawa barang berlebih karena selain memberatkan, itu malah akan merepotkan Anda selama perjalanan. Jangan lupa membuat list barang-barang yang Anda bawa untuk menghindari barang tersebut hilang atau tertinggal.
  5. Usahakan menggunakan transportasi umum
    Sediakan satu ransel saja, dan masukkan hanya barang-barang yang diperlukan, jika Anda masih memerlukan tas slempang, gunakan yang berukuran kecil dan masukkan barang-barang yang sering dikeluarkan seperti kosmetik, dompet, tissue, sapu tangan, ataupun masker pelindung debu. Hindari membawa barang berlebih karena selain memberatkan, itu malah akan merepotkan Anda selama perjalanan. Jangan lupa membuat list barang-barang yang Anda bawa untuk menghindari barang tersebut hilang atau tertinggal.
  6. Usahakan berbaurlah dan saling mengenal dengan masyarakat sekitar destinasi wisata
    Terlihat sederhana ketika seseorang menyapa orang lain atau sekedar memberikan senyuman kepada orang yang baru dikenalnya, tetapi, jangan salah…dari obrolan-obrolan yang ringan dengan warga sekitar itu, jika Anda melakukannya saat menjadi seorang backpacker, banyak sekali keuntungan yang bisa didapat seperti : menemukan toko oleh-oleh murah, tempat wisata gratis yang tersembunyi, bahkan Anda bisa menemukan penginapan dengan harga miring. Menarik bukan?
  7. Pilihlah destinasi wisata yang ramah dengan pendatang baruBeberapa destinasi travelling yang terkenal rawan di luar negeri adalah : India, Eropa, Paris, dan Italia. Bila Anda bertujuan untuk menjadi seorang backpacker ke sana, usahakan tidak sendirian demi keamanan Anda.Setelah membaca 7 tips di atas, apakah Anda masih tertarik mrnjadi seorang backpacker? Jika “iya”, jangan buang waktumu. Segera ambil ranselmu dan lalukan petualangan terhebatmu mulai dari sekarang!